Puisi Cinta Dan Airmata(MILA)

Puisi Cinta Dan Airmata(MILA)
Aku adalah Aku bukan kau dan juga bukan dia tapi Aku.

Minggu, 06 Mei 2012

Untaian Hatiku

Mungkin memang lebih baik dicinta
Dari pada mencinta
Agar hati bahagia dan tak terluka
Lebih baik disayang
Dari pada menyayang
Agar hati tenang dan tak mengerang
Namun apalah daya jika hati ini tak berkata begitu
Duhai hatiku
Sang peneguh jiwaku
Tolong hentikanlah rasamu
Agar kau tak kian tersakiti oleh rasamu itu
Amputasilah rasa cinta dan sayangmu
Untuk dia yang tak mempedulikanmu
Akhiri rasamu,agar jiwa ini tak lagi terpasung
Dalam rasa yang bertepuk sebelah tangan
Hatiku pun berseru
Duhai Ragaku...
Bersabarlah dalam tangismu
Meski rasaku mengalirkan airmata dipipimu
Namun yakin dan percayalah
Bahwa airmatamu akan segera kering
Dan berganti dengan senyuman
Aku merasa beruntung ragaku
Karena Aku pernah mencintai
Meskipun kini Aku tersakiti
Ingatlah wahai ragaku
Bahwa cinta itu adalah memberi
Tanpa berharap kembali
Berpalinglah ke Ibumu
Karena dialah lambang cinta sejati dibumi ini
Cintanya berada tepat dibawah cinta Tuhan kepadamu
Hanya mereka yang tak berhatilah
Yang takkan pernah bisa mengerti cinta
Bersabarlah dulu ragaku....
Karena kini yang ku butuhkan hanyalah mengobati lukaku
Agar tak terinfeksi oleh debu-debu kebencian.

Minggu.06.Mei.2012.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar